Ask to me
mahasiswa sekarang memang banyak sekali kebutuhannya sekundernya. berbagai cara dilakukan mereka untuk mendapatkan uang. entah kerja sampingan, kerja jahat, kerja nakal, dan ikut lomba. kalo gue liat ya, mahasiswa sekarang lebih cenderung senang kepada hedonisme. sebenernya gue gak tau arti hedon dan sejarahnya hedon. hedon itu yang gue tangkep kayak seneng-seneng, hura-hura, gaya-gayaan, gaul-gaulan. kalo yang gue liat ya di UB, mahasiswa UB itu lebih sering kumpul kumpul ga jelas gak tau tujuannya mau ngapain. paling mereka kalo kumpul jelas gitu main kartu, ketawa ketawa, nyanyi nyanyi. mereka ngelakuin kayak gitu bisa di kantin, mall, kafe, dan pokoknya tempat yang bikin suasana enjoy deh. padahal ya kalo gue pikir mereka itu sebenernya buang buang waktu, energi, dan manfaat. seharusnya kan mereka bisa meningkatkan kreatifitas mereka dengan bidang bidang yang mereka sukain. dengan seperti itu kan mereka bisa mendapatkan prestasi-prestasi. memang sih, dapetin prestasi itu gak gampang, perlu berbagai usah buat dapetinnya.
Liputan/Foto : Aryo Rachmadani/Sulistyawati
Malang, LPM DIANNS.com - Bertempat di Mall Olympic Garden, IM3 menggelar roadshow di daerah kota Malang dengan tema “IM3 Seru Fun Fest Anti Galau,” Minggu (6/5/2012). Acara ini bertujuan untuk menyajikan berbagai kegiatan kreatif untuk anak muda di kota Malang. Dengan begitu, mereka dapat menggali bakat-bakat yang mereka miliki. Berbagai lomba diselenggarakan oleh IM3 seperti, cheerleader, shuffle dance, flash mob, jingle IM3, dan lain lain. Dimulai dari jam 10.00 hingga jam 21.00 WIB. Selain kegiatan lomba mereka juga menghadirkan Raisa Andriana dan Shaggy Dog dalam acaranya. Kedua bintang tamu tersebut tampil pada malam hari saat acara penutupan roadshow IM3 di Malang.
Aryo Rachmadhani - LPM DIANNS
Malang - Himpunan Mahasiswa Pengairan Universitas Brawijaya (HMP UB) menggelar konser dalam rangka memperingati hari air se-dunia dengan tema Water Amplifier, Sabtu (21/04/2012). Konser yang bertempat di Dome Universitas Muhammadiyah Malang ini dihadiri sekitar 1500 orang. HMP UB sendiri mengundang The Super Insurgent Group of Intemperance Talent atau yang biasa disebut dengan The S.I.G.I.T. sebagai guest star dalam acara ini. Dalam penampilannya, The S.I.G.I.T. memainkan lebih dari 10 lagu andalannya yang ada di ketiga albumnya seperti, soul sister, up and down, let it go, satan state, black amplifier, horse, dan no hook.
Nasib terbaik adalah tidak pernah dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, yang tersial adalah yang berumur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda.
ya emang sih mati muda lebih tenang. gak banyak dosa yang kita lukakan tapi gak banyak juga pahala yang kita dapat. kalo dipikir pikir tanpa bawa bawa agama, mati muda juga gak enak lah. waktu kita terputus begitu saja sebelum kita menggapai mimpi kita. berhasil gak berhasil urusan belakangan paling gak kita udah mencoba menggapai mimpi. ketika lo ingin berlibur ke London, lo udah mati. mati muda orang belum pada tau lo juga. nama lo gak bakal dikenang orang orang. terus kita belum bisa ngasi kontribusi apa apa di dunia ini. walaupun lo cuma bisa doain orang tapi kan kontribusi juga. quote di atas diucapkan oleh soe hok gie. kalo gue liat film nya gokil sih. orang yang pendiam orang yang cuma bisa ngeritik orang yang gak pernah ikut omek pun bisa mengubah orde lama menuju orde baru. coba bayangin deh kalo soe hok gie masih hidup. mungkin orde baru gak bertahan lama. atau mungkin juga kalo soe gak mati di gunung pasti sewaktu balik dari gunung dia udah di sekap atau dibunuh sama pemerintah orde baru pasti namanya udah gak terkenang oleh bangsa. ya itulah realita hidup pada masa itu. soe memang benar salah satu yang bertanggung jawab atas perubahan orde lama menuju orde baru. tapi dia menyesal melakukan itu. karena orde baru dipimpin oleh militer. memang banyak misteri pada masa itu yang belum terungkap. soe memilliki keinginan tinggal di negara yang dimana tidak ada keberpihakan pada suatu golongan di pemerintahan. dan sampai sekarang belum terwujud. kalo soe masih hidup apakah impiannya tercapai ?. sebuah tanda tanya besar.